Rumah Pengedar Narkoba di Desa Petapahan di Obrak Abrik Polsek Tapung

Hallokampar,- Polsek Tapung berhasil amankan seorang pria berinisial RI (43) di rumahnya, tepatnya di Desa Petapahan Kecamatan Tapung Kabupaten Kampar pada Kamis (6/8/2026) sekira pukul 16.30 Wib.

Dari pelaku berhasil disita 17 paket sabu-sabu dengan berat kotor 11.30 Gram serat barang bukti lainnya yang berkaitan dengan barang haram tersebut.

Hal ini disampaikan oleh Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan S melalui Kapolsek Tapung Kompol Y E Bambang Dewanto, “pelaku ini merupakan pengedar di Desa Petapahan yang sudah sangat meresahkan masyarakat dan ia sudah melanggar pasal 114 ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Jo Pasal 609 ayat (2) KUHP Jo Undang-undang RI Nomor 1 tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana,”katanya

Awal penangkapan pelaku ini saat Tim Reskrim Polsek Tapung mendapat informasi bahwa adanya pengedar Narkotika jenis sabu di daerah Topaz Desa Petapahan. Lalu kanit Reskrim Iptu Syahrial langsung menindak lanjuti informasi tersebut.

Bahwa berdasarkan informasi tersebut, Tim yang dipimpin Panit Opsnal Aiptu Benny Reja langsung menuju rumah lokasi yang dimaksud yang berada di Topaz Desa Petapahan. “Sesampainya di lokasi Tim berhasil mengamankan pelaku RI yang saat itu sedang berada di ruang tamu rumahnya,”ujar Kapolsek.

Selanjutnya dilakukan penggeledahan yang disaksikan oleh masyarakat sekitar dan ditemukan satu paket sedang dan 16 paket kecil diduga narkotika jenis sabu yang disembunyikan di bawah kayu didalam rumahnya.

“Pelaku mengakui bahwa narkotika jenis sabu tersebut adalah miliknya yang diperoleh dari RE (DPO),”jelasnya.

Setelah itu, pelaku beserta seluruh barang bukti diamankan untuk diserah kan ke Satnarkoba Polres Kampar guna dilakukan proses penyidikan lebih lanjut sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. “Hasil tes urine pelaku positif mengonsumsi narkotika jenis sabu atau Methamphetamine,”pungkas Kapolsek Tapung.***

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data