DPRD Kampar Soroti Asesmen Pejabat: Jangan Sampai Orangnya Sudah Disiapka

HALLOKAMPAR,- Kekosongan jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kampar kembali menjadi sorotan.

Hingga kini tercatat sebanyak 11 Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama atau eselon II masih belum terisi. Namun, Pemkab Kampar baru membuka proses asesmen untuk lima posisi saja.

Kelima jabatan yang sedang dalam tahapan seleksi tersebut yakni Sekretaris Daerah (Sekda), Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asisten I), Asisten Administrasi Umum (Asisten III), Inspektur Daerah, serta Kepala Dinas Kesehatan.

Kondisi ini memunculkan tanda tanya di tengah publik dan legislatif. Mengapa pengisian jabatan tidak dilakukan sekaligus terhadap seluruh posisi yang kosong?

Dalam tata kelola pemerintahan dan sistem merit Aparatur Sipil Negara (ASN), pengisian jabatan seharusnya dilaksanakan secara objektif, transparan, dan berbasis kompetensi. Pelaksanaan asesmen yang dilakukan secara parsial dinilai berpotensi memunculkan persepsi negatif, terutama jika tidak disertai alasan yang jelas dari pemerintah daerah.

Secara prinsip, asesmen jabatan bertujuan memastikan pejabat yang terpilih memiliki kompetensi, integritas, dan kapasitas sesuai kebutuhan organisasi. Karena itu, proses yang dilakukan tidak utuh dinilai dapat memunculkan pertanyaan soal konsistensi penerapan sistem merit di lingkungan birokrasi.

Sorotan terhadap proses ini juga datang dari Anggota Komisi II DPRD Kampar, Toni Hidayat. Ia menilai asesmen yang hanya dilakukan terhadap sebagian jabatan kosong terkesan setengah hati.

“Yang perlu dipahami, asesmen itu untuk mengisi jabatan yang kosong. Kalau seperti ini namanya asesmen setengah. Hal ini bisa menimbulkan spekulasi bahwa asesmen hanya formalitas, sementara orangnya sudah dicari lebih dulu,” ujar Toni, Senin (18/5/2026).

Menurutnya, persepsi negatif seperti itu sangat mungkin berkembang di masyarakat apabila pemerintah tidak membuka proses secara menyeluruh dan transparan.

Toni menegaskan, asesmen seharusnya menjadi instrumen mencari figur terbaik, bukan sekadar memenuhi prosedur administratif.

“Saya minta jangan formalitas saja sehingga tidak menimbulkan spekulasi. Asesmen harus dilakukan untuk mencari yang tepat,” tambahnya.

Di sisi lain, publik berharap Pemkab Kampar segera menuntaskan pengisian seluruh jabatan tinggi pratama yang kosong. Kekosongan jabatan strategis terlalu lama dikhawatirkan berdampak terhadap efektivitas birokrasi dan pelayanan publik.

Transparansi serta profesionalisme dinilai menjadi faktor penting agar proses seleksi tidak menimbulkan dugaan adanya kepentingan tertentu dalam penempatan pejabat.

Sementara itu, proses pendaftaran asesmen yang tengah berlangsung diketahui masih menyisakan empat hari lagi. Minat peserta disebut cukup tinggi.

Kepala BKPSDM Kampar, Riadel Fitri, mengungkapkan hingga Senin (18/5/2026), jumlah pelamar telah mencapai 21 orang.

“Total pelamar sudah sebanyak 21 orang hingga hari ini, Senin (18/5/2026),” ujarnya.

Meski demikian, tingginya jumlah pelamar belum menjawab pertanyaan publik yang kini mengemuka: mengapa dari 11 jabatan kosong, hanya lima posisi yang dibuka untuk asesmen? Pertanyaan itu kini menjadi pekerjaan rumah bagi Pemkab Kampar untuk menjawab keraguan publik terkait transparansi pengisian jabatan strategis di daerah. Adv

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization