Senyuman Anak Yatim Sambut Ramadhan, PT Tasma Puja Santuni 475 Penerima di Kecamatan Kampa

Teks Foto, Wawan Kuswandar turun langsung menyerahkan santunan anak yatim di Desa Koto Perambahan Kecamatan Kampa.

HALLOKAMPAR ,– Di sebuah sudut Dusun Jawi-Jawi, Desa Koto Perambahan, seorang bocah laki-laki tampak menggenggam erat amplop santunan yang baru diterimanya. Senyumnya merekah, matanya berbinar. Menjelang Ramadhan 1447 H/2026 M, perhatian itu terasa begitu berarti.

Momen haru tersebut menjadi bagian dari kegiatan penyantunan 475 anak yatim dan piatu yang digelar PT Tasma Puja bersama masyarakat di Kecamatan Kampa dan Kecamatan Kampar, Jumat (13/2/2026).

 

Teks Foto; Mamger Kebun Dedi H Siregar.SP menyerah Santunan kepada anak yatim di Desa Tanjung Bungo dan Desa Sungai tarap Kampa

Penyaluran santunan dilakukan serentak di seluruh dusun dan desa. Di Desa Koto Perambahan, kegiatan berlangsung di enam dusun, yakni Dusun Jawi-Jawi, Dusun Padang, Dusun Koto Perambahan, Dusun Kampung Panjang, Dusun Padang Merbau Barat, dan Dusun Padang Merbau Timur.

Staf Umum Direksi Pekanbaru PT Tasma Puja, Wawan Kuswandar, SP, turun langsung menyerahkan santunan kepada anak-anak yatim dan piatu. Ia menyebut, kegiatan ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan bagian dari tanggung jawab moral perusahaan terhadap masyarakat sekitar.

“Menjelang Ramadhan adalah waktu yang penuh makna untuk berbagi. Kami ingin anak-anak yatim dan piatu merasakan kebahagiaan dan perhatian. Ini komitmen kami untuk terus hadir di tengah masyarakat,” ujar Wawan, Ahad (22/2/2026).

Suasana serupa juga terlihat di desa-desa lain. Di Desa Tanjung Bungo, santunan diserahkan oleh Manajer Kebun Dedi H. Siregar, SP. Sementara di Desa Kampar, penyerahan dilakukan oleh Manajer Pabrik Bambang Sutikno. Tim perusahaan dibagi ke sejumlah titik agar seluruh penerima mendapatkan santunan secara merata.

Tak hanya di Kecamatan Kampa, perusahaan juga menyalurkan santunan di wilayah Kenegerian Rumbio, Kecamatan Kampar, yang meliputi enam desa.

Bagi ratusan anak tersebut, santunan menjelang Ramadhan bukan hanya bantuan materi, tetapi juga simbol kepedulian dan kebersamaan. Di tengah keterbatasan, perhatian kecil itu menjadi penyemangat untuk menyambut bulan suci dengan penuh harapan.

“Insyaallah kegiatan ini akan terus kami lakukan setiap tahun,” pungkas Wawan.***