Kecewa, Ratusan Masyarakat Desa Birandang Geruduk PT Air Kampar Group

Hallokampar.com- Ratusan masyarakat Desa Birandang, Kecamatan Kampar, Kabupaten Kampar Geruduk PT Air Kampar Group, Senin (19/5/20205) siang.

Massa yang tergabung dalam Aliansi Birandang Menggugat (ABM) ini merasa resah dan kecewa dengan pihak perusahaan yang seolah-olah mengabaikan hak dan kewajibannya di Desa Birandang.

Orasi yang disampaikan secara lantang oleh ketua pemuda Febri Nurdiansyah dihadapan Perwakilan PT Air Kampar Group, Camat Kampar Rahmat Fajri dan Kapolsek Tambang AKP Aulia Rahman ini secara tegas Perusahaan yang beroperasi di Desa Birandang jelas-jelas memperoleh keuntungan dari hasil Sumber Daya Alam masyarakat Desa Birandang, tetapi tidak melaksanakan kewajibannya sebagai Perusahaan.

Febri menambakan, Perusahaan kelapa sawit tersebut telah beroperasi bertahun-tahun di Desa Pulau Birandang. “Akan tetapi, secara pihak perusahaan abai terhadap tanggungjawabnya”tegas Febri.

Senada yang disampaikan oleh Syaidurrahman Alhuzaify selaku jendral lapangan, bahwasanya aksi unjuk rasa tersebut kami membawa kepentingan Masyarakat Desa Pulau Birandang.

“Kalau perusahaan ini jujur dan mau terbuka, kami terang-terangan mempertanyakan status legalitas perusahaan ini yang juga memiliki sekitar 900 hektar lahan perkebunan sawit,” terangnya.

Seharusnya perusahaan tidak abai terhadap persoalan mendasar tentang perizinan hingga tanggungjawab sosial perusahaan yang jelas-jelas sudah diatur Undang-undang dan juga Peraturan Daerah (Perda).

“Masyarakat kami hanya disodorkan limbah hasil olahan pabrik yang mencemari lingkungan sebagaimana hasil putusan Pengadilan Negeri yang diajukan gugatan oleh Yayasan Riau Madani terhadap perusahaan ini, dan juga polusi yang dihasilkan oleh pabrik,” ujarnya.

Lebih lanjut, Alhuzaify memaparkan bahwa perusahaan sudah sangat abai mulai dari persoalan izin lahan, pengolahan limbah, tanggung jawab sosial perusahaan hingga persoalan ketenagakerjaan.

Aksi unjuk rasa ABM membawa beberapa point tuntutan mulai dari persoalan Izin perusahaan dan kebunnya, limbah yang mencemari, tranparansi penerapan CSR/TJSP (Tanggung jawab sosial perusahaan) hingga persoalan penyerapan ketenagakerjaan lokal.

“Kami menolak segala bentuk negosiasi. Apabila tuntutan kami tidak diindahkan maka kami akan lakukan aksi besar-besaran dan kami akan meminta Pemerintahan Kabupaten Kampar untuk mengaudit PT. Air Kampar Group ini,”pungkasnya dengan tegas.

Sementara itu, aksi demo ini terlihat dikawal ketat oleh jajaran Polsek Tambang.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Hallokampar.com belum bisa menghubungi pihak perusahaan.***